Apakah Sudah Terlambat Bagi Saya Untuk Membuka Usaha? #sebuahmotivasi

Salah satu cara terbaik untuk memasarkan produk, apapun itu, adalah dengan pemasaran mulut ke mulut. Katakanlah Anda sekarang berumur 20 tahun, dan orang tua pun belum membebani Anda untuk segera mencari uang. Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka usaha dengan modal yang Anda sisihkan dari uang jajan. Bila cukup pandai mengatur keuangan, Anda pasti bisa melakukannya. Tidak ada yang salah untuk bekerja sebagai seorang karyawan swasta atau pegawai negeri. Akan tetapi, jika memang impian terbesar Anda adalah menjadi seorang pengusaha sukses, maka lebih baik Anda mengejar impian tersebut sejak masih muda.

Membuka Bisnis dari usia yang dini

Ide-ide yang tercipta mungkin tidak terpikirkan sebelumnya, tetapi bisa dimanfaatkan untuk orang banyak. Itulah sebabnya, banyak start-up di Indonesia saat ini yang sudah berhasil sukses mencapai puncaknya. Berapapun usia untuk mengawali usaha tidak akan menghilangkan halangan dalam berbisnis. Pasti selalu akan ada kesulitan dan kamu membutuhkan tekad kuat untuk mencari solusinya.

Kesuksesan tidak akan datang dengan mudah kecuali bagi pengusaha yang bertekad kuat. Salah satu bukti tekad dan pengorbanannya, ketika ia memutuskan hengkang atau keluar dari salah satu universitas paling baik di dunia, Harvard. Ia kemudian mendedikasikan waktu dan usahanya untuk mengembangkan bisnis media sosial ini yang kemudian merambah ke berbagai sektor lainnya.

Mengenalkan anak dengan transaksi perbankan juga bisa dilakukan untuk memancing pertanyaan anak tentang bagaimana uang berputar di kehidupan sehari-hari. Mengajarkan anak melihat peluang akan membuat mereka terlatih dalam meraih kesempatan dan bertindak untuk mencapainya. Seringkali ide yang muncul tidak berhubungan sama sekali dengan bisnis. Justru ide itu bisa menjadi sesuatu yang unik, dan bisa dikembangkan menjadi sebuah ide bisnis untuk mendukung target berikutnya. Berikut 10 langkah mendidik anak menjadi pengusaha yang saya adopsi dari Duane Spires seorang motivator dan CEO Extreme Youth Sport.

Namun, kalau kita mengerjakan apa yang disuka, tentu langkah kita akan lebih ringan. Dengan mengetahui menu yang disajikan, calon pembeli tidak akan ragu saat membeli. Selain itu, melakukan perencanaan terhadap menu yang akan dijual juga akan menambah nilai plus usaha. Menjalankan bisnis makanan yang tergolong tidak mudah memang membutuhkan penganggaran yang matang. Terutama untuk makanan yang memiliki masa konsumsi sangat singkat, sangat memerlukan penganggaran yang matang untuk menghindari makanan yang akan membusuk karena tidak terjual.