Pentingnya Penerapan Kembali Budaya Menabung Pada Masa Pandemi Covid

Tapi ini adalah sesuatu yang harus mulai kita gerakan, agar semuanya masuk ke tabungan, semuanya masuk ke perbankan. Nggak perlu enggan untuk memiliki asuransi swasta atau menjadi anggota BPJS, karena tiap fasilitas yang disediakan pasti akan membantu kamu. Ada baiknya kamu segera memiliki asuransi dari sekarang, karena semakin muda usiamu memiliki asuransi, maka premi bulanan yang harus dibayarkan akan semakin kecil. Karena kamu tetap harus tahu tentang inflasi, besaran pajak investasi, dan lain sebagainya. Karena itu, kamu harus mengembangkan pengetahuan dan pemahaman dasar dari menabung. Walau sulit, kamu harus tetap membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian uangmu.

Hasil studi The Urban Institute pada 2018 mengungkapkan, baru 37% dari generasi milenial di Amerika Serikat berusia tahun yang memiliki rumah. Bandingkan dengan child boomers yang mencapai 45% di rentang usia sama. Studi yang dirilis oleh IDN Research Institute tahun 2019 mengungkapkan baru 35,1% milenial Indonesia yang memiliki rumah. Salah satu penyebabnya adalah, kenaikan harga rumah jauh lebih cepat dibandingkan kenaikan upah ditambah tingkat pengeluaran konsumtif generasi milenial yang terbilang tinggi. Berdasarkan knowledge produk manajemen keuangan Bank OCBC NISP, nasabah bisa mulai menabung dan berinvestasi dengan nilai Rp20.000 setiap hari sejak usia 20 tahun.

Meski tabungannya kecil, jika dilakukan secara konsisten, hal tersebut bisa membangun semangat optimisme. Dengan alokasi tabungan yang dipotong rutin, memaksa seseorang harus bisa sabar atau menahan diri dari membeli barang yang bukan prioritas. Dengan menabung, seorang bisa terhindarkan dari hutang ketika tiba-tiba harus mengeluarkan pengeluaran untuk hal darurat seperti sakit dan sebagainya.

Pentingnya menabung, dan berinvestasi

Itulah mengapa di KlaritiKita Anda dapat menemukan dokter-dokter, rumah sakit, perusahaan asuransi, juga kartu kredit, pinjaman financial institution, dan rekening bank terbaik. Semuanya berdasarkan pada review-review terpercaya dari sesama orang Indonesia di sekitar kita. KlaritiKita – Kami memberikan Anda dukungan untuk membuat keputusan terbaik.

Nilainya cenderung stabil dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Meski membutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk menghasilkan return, investasi jangka panjang umumnya memiliki return yang lebih optimal dibandingkan jenis investasi jangka pendek. Namun sebagai konsekuensinya, risiko yang ditanggung juga umumnya lebih tinggi. , sulit menabung dan tidak terlalu mempedulikan kebutuhan investasi hari depan.

Menabung selain mengajarkan pentingnya mengatur keuangan, juga melatih kemampuan pribadi untuk menahan diri dan berpikir jangka panjang demi masa depan. “Maka tidak heran banyak milenial yang belum mencoba untuk memiliki rumah atau kendaraan sendiri, memang uang bukan segalanya, tapi banyak hal yang penyelesaiannya memerlukan uang,” kata Tirta. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara menuturkan, terdapat lima alasan pentingnya milenial berinvestasi sejak dini. Pertama, milenial merupakan generasi penerus bangsa yang akan memebangun Indonesia di masa yang akan datang.